Sabtu, 20 Maret 2021

Lingkaran baru yang aku masuki beserta ruangnya. Jika tak kunjung berpindah rasanya akan sama saja bentuk cerita yang dibungkus seperti yang lalu lalu. Menengadah pada langit yang tetap membiru perkasa, bertekuk lutut pada bumi yang terus membuat hati keras. Sudah waktunya memberi ruang jeda.

Kosong bagiku, membiarkan hati yang memiliki hak untuk menghamba pada Tuhan Nya. 

Membiarkan hati yang menghamba, saya ingat tentang definisi sebuah hati. Menurut Robert K Cooper PhD, Hati mengaktifkan nilai nilai kita yang terdalam, mengubahnya dari sesuatu yang kita pikir menjadi sesuatu yang kita jalani. Hati mampu mengetahui hal mana yang menjadi sesuatu yang kita jalani. Hati mampu mengetahui hal mana yang tidak boleh atau tidak dapat diketahui pikiran kita. hati adalah sumber keberanian dan semangat, integeritas serta komitmen. Hati adalah sumber energi dan perasaan mendalam yang menuntut kita untuk melakukan pembelajaran, menciptakan kerjasama, memimpin serta melayani. 

Setiap manusia, memiliki hatinya sebagai pembimbing dirinya, bagaimana keadaan hati jika ia tak diberikan hak nya untuk berbicara? 

"Anjing akan mengigit jika tak diberikan makan" 

Begitu juga dengan hati yang tak diberi kesempatan untuk menghamba, Ia akan membuat masalah, masalah yang tak mudah dipecahkan, masalah yang terus semakin rumit. Ia akan memanifestasikan segala keinginannya pada tubuh yang entah terasa sakit atau sekedar gelisah dan tidak tenang. 

Bentuk penghambaan hati terhadap Tuhannya adalah, dengan tidak memaksa. Tidak lagi berharap pada dunia, mengandalkan citra akhirat sebagai penopang suara. Menjadikan kosong adalah memberi kesempatan hati untuk tak lagi bersih keras menyelesaikan masalah yang bahkan masalah itu tidak ada jalan keluar. 

Karena yang terbaik; bukan dari teoretika manusia, tetapi Tuhan. 

Σελήνη . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates